USANA BALI
Nama Pemilik: I Ketut Kaler Katagori: Tutur/Babad/Satua/Purana Jumlah Halaman: 59 Kode Registrasi: 4/mpl.dupa/kl Bahasa: Bahasa Bali Ukuran: 36,4 Cm x 3,5 Cm More DetailsLontar ini mengandung informasi mengenai penciptaan bumi, yang dijaga oleh para dewa sebagai pengawal. Di dalamnya, dibangunlah Sad Kahyangan sebagai tempat tinggal para dewata, diiringi dengan upacara masing-masing. Terdapat penulisan mengenai larangan-larangan, pelanggaran etika, serta konsep yang disebut patita walaka. Seorang wiku yang melanggar etika dikenal dengan istilah paten, yang berisi ajaran dari Bhagawan Indraloka, etika mengenai asisyansisya, tingkah laku di Kahyangan, serta riwayat Sri Dalem Wira Kesari. Lontar ini juga menceritakan tentang pembangunan Sad Kahyangan di Ring Besakih, yang kemudian disambung dengan kisah Maya Denawa, serta riwayat Bhagawan Indra yang sebelumnya ditaklukkan oleh Majapahit dan tenung Rsigana.
BAHASA INGGRIS :
This lontar contains information about the creation of the earth, which is guarded by the gods as guards. In it, Sad Kahyangan was built as a place for the gods to live, accompanied by their respective ceremonies. There are writings about prohibitions, violations of ethics, and a concept called patita walaka. A wiku who violates ethics is known as paten, which contains teachings from Bhagawan Indraloka, ethics regarding asisyansisya, behavior in Kahyangan, and the history of Sri Dalem Wira Kesari. This lontar also tells about the construction of Sad Kahyangan in Ring Besakih, which is then continued with the story of Maya Denawa, as well as the history of Bhagawan Indra who was previously conquered by Majapahit and the magic of Rsigana.
